Diruang Tempudau, Sekretariat Kabupaten, Bupati Kutim H Ismunandar menerma kunjungan silaturahmi jajaran Manajemen PT Pertamina EP Sangatta. Kunjungan dimaksud tak lain untuk meningkatkan hubungan silaturahmi yang sudah berjalan baik selama ini.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat inipun dimanfaatkan oleh pihak PT Pertamina untuk menyampaikan berbagai program perusahaan untuk menyejahterakan masyarakat. Tentunya menggunakan dana CSR serta potensi penyerapan tenaga kerja lokal.

Bupati Kutim Ismunandar mengaku senang dengan kunjungan silaturahmi pihak PT Pertamina ke Pemkab Kutim. Sebab, pertemuan ini mampu meningkatkan hubungan kemitraan yang sudah terbangun positif hingga saat ini.

“Alhamdulillah, (Pertamina) terus meningkatkan produksinya. Kita (Pemkab Kutim) sangat mendorong produksi yang terus meningkat, karena bagaimana pun ketergantungan kita kepada liquid dan migas masih tinggi. Untuk mendukung program pembangunan,” ucap Ismunandar.

Untuk itu orang nomor satu di Kutim ini pun berharap PT Pertamina, khususnya di wilayah kerja Kutim bisa sukses dalam operasionalnya. Karena Pertamina adalah perusahaan milik negara, maka Ismu mengajak seluruh masyarakat Kutim untuk ikut berkontribusi menjaga aset perusahaan “plat merah” tersebut.

Manager Pertamina EP Sangatta Field Hanif Setiawan menyampaikan bahwa kunjungan silaturahmi ini merupakan agenda rutin. Yaitu Management Goes To Community (MGTC). Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor hulu migas, menurutnya harus bisa sinkron dan bersinergi bersama stakeholeder pertamina yakni jajaran pemerintahan.

“Karena wilayah operasi kita diwilayah Kutai Timur, kita harus bersinergi dengan Pemkab Kutim. Komunikasi yang intens utamanya dengan Bupati,” tegasnya.

Dirinya mengaku, dalam operasionalnya, tentu perusahaan tetap membutuhkan dukungan dari Pemkab Kutim. Terkait kesejahteraan masyarakat, Hanif menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan program CSR. Sesuai dengan arahan pucuk pimpinan Kutim.

“CSR tersebut harus sinkron dengan program pemerintah yang telah diberikan untuk masyarakat. Agar tidak tumpang tindih nantinya,” tuturnya.

Terkait rekutmen tenaga kerja dari daerah Kutim sendiri, Pertamina akan memprioritaskan penerimaan tenaga kerja lokal yang memenuhi syarat. Dengan proses yang terbuka, bekerja sama jajaran di pemerintahan, mulai dari desa hingga kecamatan.