2.-Foto-bersama-usai-Raper-CSR-2017Sebagai perusahaan ekstraktif batubara terbesar di Kalimantan Timur, PT. KPCmenyadari bahwa tujuan perusahaan bukan hanya untuk menarik keuntungan semata tetapi secara proporsional diharapkan perusahaan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat atas sumberdaya yang telah dimanfaatkan. Salah satu wujud sumbangsih perusahaan kepada masyarakat adalah dengan diterapkannya CSR, dalam jangka panjang diharapkan dapat mewujudkan kemandirian masyarakat yang berada di wilayah operasional atau aktifitas tambang perusahaan PT. KPC setelah aktifitas tambang tersebut sudah tidak dilakukan lagi (pasca tambang).
Salah satu wujud dari komitmen perusahaan PT. KPC melalui Bengalon Community Relation & Development Departement dengan masyarakat tersebut dilakukan dalam sebuah agenda rutin tahunan dalam bentuk kegiatan Lokakarya Perencanaan Program CSR PT. KPC dengan maksud dan tujuan sinkronisasi rencana program yang di usulkan oleh masing-masing desa yang ada di wilayah Kecamatan Bengalon. Sinkronisasi rencana program tersebut merupakan langkah efektif untuk menemu kenali program-program prioritas dari masyarakat, perusahaan, dan pemerintah Kabupaten agar tidak mengalami tumpang tindih program yang akan direncanakan.
Kegiatan Lokakarya Perencanaan Program CSR PT. KPC untuk Wilayah Kecamatan Bengalon tahun 2017 kali ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2017 di Tanjung Bara Sangatta, yang dihadiri oleh pihak Kecamatan Bengalon, Kepala Desa dan BPD yang ada di wilayah Kecamatan Bengalon, Polsek Bengalon, Danramil Bengalon, perwakilan manajemen PT. KPC, Forum MSH-CSR Kabupaten Kutai Timur, dan Instansi Pemerintah Terkait Kabupaten Kutai Timur.
Kegiatan Lokakarya tersebut juga di hadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur Drs. H. Irawansyah, M.Si yang pada kesempatan kali ini membuka acara Lokakarya. Dalam sambutannya, Irawansyah menyampaikan bahwa sinergi perusahaan PT. KPC dengan masyarakat harus selalu terjalin untuk mencapai tujuan bersama dalam mewujudkan kemandirian masyarakat. Selain itu juga, dalam pelaksanaan Lokakarya tersebut, beliau mengharapkan bahwa usulan perencanaan program yang dilakukan lebih menitikberatkan kepada peningkatan kapasitas masyarakat serta meminimalisir program-program yang berorientasi kepada infrastruktur.
Setelah pembukaan Lokakarya dilakukan, selanjutnya para Kepala Desa yang ada di wilayah Kecamatan Bengalon kemudian menyampaikan usulan rencana program prioritasnya yang telah disinkronkan sebelumnya dengan RPJM dan RKP Desa masing-masing. Lokakarya Perencanaan Program CSR PT. KPC untuk Kecamatan Bengalon tahun 2017 meliputi program pemberdayaan, infrstruktur, dan donasi. Program pemberdayaan yang diusulkan dan direncanakan meliputi program pertanian dan perikanan, pendidikan (beasiswa), peningkatan kualitas layanan kesehatan, pelatihan guru, program peningkatan gizi balita, pencegahan penyakit menular (TBC, HIV/AIDS, dan lainnya), pemberdayaan UKM, dan peningkatan kapasitas aparat desa (program Desa Mandiri). Total nilai rencana program yang telah diusulkan pada Lokakarya tersebut senilai Rp. 11.090.450.000. rencana program dan besaran nilai tersebut tentunya akan di verifikasi ulang di lapangan untuk melihat nilai yang sebenarnya untuk selanjutnya diajukan dalam proposal teknis dan di ajukan kembali kepada pihak manajemen PT. KPC untuk disetujui.
Hasil Lokakarya rencana program tersebut selanjutnya dituangkan melalui kesepakatan bersama dalam bentuk berita acara yang di tanda tangani oleh pihak-pihak terkait yang terlibat di dalamnya. Dengan demikian, maka motto PT. KPC “Tidak Hanya Menambang” telah menjadi inspirasi dalam program-program jangka panjang yang mendukung kemandirian masyarakat dengan komitmen tanggung jawab sosialnya melalui pengelolaan dana CSR nya.