Saat bupati meresmikan penataan lingkungan Kampung Percontohan di Jalan Kalimutu, ditandai dengan pengguntingan pita.

Penataan lingkungan Kampung Percontohan di Jalan Kalimutu, RT 55, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara diresmikan Bupati Kutim H Ismunandar, Selasa (18/2/2020). Ditandai dengan pengguntingan pita, penandatangan prasasti. 

Kampung percontohan itu merupakan program kerjasama antara Pemkab Kutim dengan PT KPC melalui Forum Multi Stakeholder Corporate Social Responsibility (MSH CSR) senilai Rp 1,9 miliar.

Kampung dimaksud didesain dengan penataan pemukiman yang lebih baik. Dilengkapi taman, sarana drainase, kursi, tempat pejalan kaki  serta grafiti berupa gambar maupun tulisan disepanjang jalan RT 55.

Acara ini juga dirangkai penanaman pohon serta pemotongan tumpeng. Disaksikan Camat Sangatta Utara M Basuni, Kepala Desa Sangatta Utara Mulyanti, sejumlah Kepala OPD, Kepala Sekretariat MSH CSR Abdul Kadir Jaelani, perwakilan FKPD, perwakilan Manajemen PT KPC, tokoh masyarakat, Ketua RT 55 serta puluhan warga sekitar. Bupati Ismunandar menjelaskan Gang Kalimutu RT 55 menyusul sukses RT 09 jalan Antasari, Sangatta Utara yang juga berpredikat sama.

“Saya cek air bersihnya sudah masuk. Inilah (fokus) program saya, kebutuhan dasar masyarakat sudah terpenuhi. Kalau diperkotaan, pembangunan kita memang berbeda dengan di pedesaan. Karena di kota ini adalah lingkungan pemukiman. Jadi (fokusnya) bagaimana lingkungan pemukiman biasa dianggap asri,” ujar Ismu.

Orang nomor satu di Kutim itu, berharap kepada warga RT 55, dapat menjaga dan mempertahankan keasrian lingkungannya. Menjaga dan mempertahankan kondisi lingkungan yang sudah tertata dan asri. Selain itu Ismu berharap, masyarakat bisa mencontoh, penataan kawasan dan lingkungan di pemukiman masing-masing. Mulai dari bagaimana menjaga kondisi lingkungannya yang tertata dan asri serta kebersihan.

Sementara itu, Camat Sangatta Utara menjelaskan pembangunan kampung percontohan didukung pendanaan oleh pihak PT KPC dan dibantu masyarakat. “Jalan Kalimutu yang dibangun sepanjang 420 meter dengan lebar 5 meter, dilengkapi taman, drainase. Sedangkan grafiti adalah hasil (kreativitas) para pelajar SMP dan SMK di wilayah Sangatta Utara,” jelasnya.